Sabtu, 22 September 2012

tanpa judul hanya mengisi

datang tak di jemput..
pulang tak di antar,,

datang tak di jemput..
pulang tak di antar,,

datang tak di jemput..
pulang tak di antar,,

tak beda nya mantra jelangkung dengan cinta..

datang tak di jemput..
pulang tak di antar,,

siapa pun yang memainkannya harus siap dengan konsekwensinya..

datang tak di jemput..
pulang tak di antar,,

haha.. setengah alam sadar,, pasti yang dirasakan oleh sie "media"..

datang tak di jemput..
pulang tak di anta,,

mati raga,, mati hati,, mati akal,, hanya nafsu..

datang tak di jemput..
pulang tak di antar,,

Minggu, 01 April 2012

hujan dini hari



semalam dini hari
hujan turun lumayan deras
basahi pelataran rumah
padahal ini masih sangat awal

memang dari sore sudah mendung
bahkan dari beberapa hari sebelumnya
mendung datang silih berganti
terkadang cerah lalu tiba tiba gelap

tetapi semalam dini hari
hujan turun lumayan deras
dengan selingan beberapa guntur
dan angin yang menerpa tirai kamar

kutahu kenapa hujan turun
seminggu yang lalu
saat malam sedang cerahnya
sekumpulan burung terbang bernyanyi
berputar mengitari langit jakarta
membelah langit hiasi angkasa
tak bosan habisi hari
membuat jenuh se-isi bumi

tapi keesokannya burung burung tak kembali
membuat rindu se-isi bumi
timbulkan sedih dalam hati
itulah sebabnya kenapa semalam dini hari hujan turun
karena tak kuat menahan rindu akan kicau burung

genangan air sudah se-mata kaki
hujan tetap turun, tapi mulai surut
gemuruh petir pun mulai reda
angin pun pergi kearah laut tenggara
hingga akhirnya hujan pun benar benar telah reda
dan langit kembali cerah bertaburan bintang
tapi akankah burung burung kan kembali berkicau
seperti seminggu yang lalu


samping rumah  18 1 2012     20.52

dibalik tembok itu



tembok kini sudah berdiri kekar
rapat dan rapih tanpa celah
dari batas stasiun sampai pintu kereta pasar lama

ketika kau turun dari kereta
kau takkan mampu melihat
sekuat apapun usaha mu
tembok itu telalu tinggi

walaupun kau sangat bersemangat
ketika melangkah keluar rumah
ketika mengunakan sendalmu yang berwarna ungu
bahkan ketika kau menaiki kereta

kutahu kau sangat meng-inginkannya
dari malam sebelumnya waktu pesan itu tiba
wajah mu berkata seperti itu
meski lisan mu mengatakan sebaliknya

setinggi apapun kau melompat
sekeras apapun hingga kau berkeringat
kau takkan mampu mencari ku tuk melihatku
walaupun sebenarnya aku pun berdiri dibalik tembok itu


6 1 2012    22.27

aku mengerti



siang itu diatas bukit dibawah pohon jambu
saat sedang duduk dengan buku dan pulpen ku
baru sekitar 3jam setengah
dengan buku yang masih kosong, polos, bersih

dan tiba tiba saja kau datang
merebut pulpen yang sedang kupegang
mencoret coret buku ku hingga hampir penuh
dan (kemudian) pergi begitu saja

tanpa berubah posisi dudukku
begong, merasa aneh
ada apa yang sebenarnya terjadi
tiba tiba datang, dan tiba tiba saja pergi

coretan itu kacau tidak karuan
seperti gulungan benang yang berantakan
tatapan ku kosong melihat hasil coretan mu
dalam sekejap selembar kertas itu penuh coretan

ku coba ikuti garis itu perlahan
lama, sedikit demi sedikit
ada yang lurus, ada yang belok belok
dan aku tetap tanpa kata kata

sampai pada saat tertentu
ku mulai paham, ada gambar yang indah disana
gambar yang unik yang bersambung sambung

turun hujan dengan deras nya
aku masih terduduk diam menikmati gambarmu
tintanya mulai luntur sedikit demi sedikit
dan akhirnya hilang sama sekali

bersih sudah kertas dalam bukuku dari coretanmu
tetapi kertas yang basah itu tidak akan bisa seperti awalnya yang mulus dan halus



4 1 2012     20.53


Senin, 30 Januari 2012

Apakah Dirimu?

Malaikatkah?? Atau Ibliskah??
Sayap-sayap mu menutupi mata dan telinga ku..
kau berdiri tepat kemanapun kepalaku kutoleh,,
Berteriak keras setiap saat tak henti-henti

Dengan lembut kau pastikan ku terbang bersama mu
Mengitari Bumi, pulau kecil dan Lautan Luas
Semakin tinggi hingga sampai batas udara
Sesak dadaku karena sulit bernafas

Namun kau sibuk dengan kendalimu

Turunkan aku,, Turunkan aku,,
Karena aku mulai takut dengan ketinggian

kau mendengarku dan menuruti
Namun apa sebab?? kau terlalu cepat..
Hingga keras kita menghantam Bumi

Apakah dirimu??
Malaikatkah?? atau Ibliskah??


13 12 2011   08.50
sebelah rumah

Lagu Lawas

Ah.. Lawas..!!
Lagu yang kudengar sore ini lawas..
Mana hujan lagi..!!

Tiba-tiba saja radio itu menyala sendiri
baru sebulan yang lalu kubeli
Memang sengaja kubeli bekas dan rusak
biar sebagai penghias kamarku yang usang

Bentuknya yang unik
entah mengapa membuatku tertarik
Lumayan mahal juga kuharus merogoh kocek
sampe harus memanjat buah tuk kujual
Tapi harganya setimpal dan aku puas
Yupzz.. Aku puas..

Kurawat tiap hari, jangan sampai ada debu yang menempel
Kupandangi tiap hari, agar selalu terkenang dan terngiang

Lagunya lawas,,
Aku tersentak,,
Ternyata lagunya lawas...

Kuharap kembali,,,



18 Nopember 2011    19.06

Jumat, 27 Januari 2012

munajat pelarian

wahai Dia Sang Pelukis
tebalkan lah tintanya agar aku bisa melihat lebih jelas, atau
hapuslah semuanya agar tak buatku penasaran,,

wahai Dia Sang Komposer
tambahkanlah sedikit not tinggi atau rendah agar tak monoton
jangan kau buang lembaran lagu itu,, mubajir

wahai Dia Lautan Lepas
dengarlah ku berteriak, membuat gema kemana mana

wahai Dia Goa yang Gelap
biarkan ku masuk dan bersembunyi dikedalaman

wahai Dia Penunjuk Jalan
ajaklah aku kemana mana, bawalah aku kesana,,
beritahu aku arah agar aku tidak tersesat
aku membawa bekal bawaan cukup berat
bantu aku dengan petamu

wahai Dia Awan yang Tebal
naungi aku diterik panas ini, keringatku bercucuran

wahai Dia Buku Cerita
bacakan aku kisah yang indah, yang dapat membuatku tertidur pulas

wahai Dia Sang Supir
janganlah Kau terlalu cepat, agar tak terlalu cepat sampai juga
biarkan aku terbuai tidur dalam perjalanan

wahai Dia Telaga Kecil
hilangkanlah rasa hausku akan rahasia Mu

wahai Dia Cermin yang Lebar
berikanlah pantulan atas diriku, agar aku bisa melihat keseluruhan diriku..


samping rumah  09.16   13  12  2011

Kamis, 26 Januari 2012

cukup indah

"ada kolam..!!
lihat ada kolam..!!"

waktu ku kecil dulu, tersentak ku melihat kolam..
lumayan besar, cukup untuk pelihara ikan mas 99 ekor

tadi pagi, tiba tiba ku terbangun dari mimpi
mimpi mimpi yang biasa ku alami setiap malam
monoton, tentang balap lari marathon
dimana setiap hampir finish pasti ku menyerah

bangun dari tidur biasa,, sambil ngopi dan rokok
bengong di tepi kolam nunggu sore
kira kira jam 11.29, yupz tepat jam 11.29
ada yang aneh dikolam

sinar putih berkilauan membuat silau mata
kuperhatikan sinar itu semakin indah
membuatku penasaran dan membuatku menceburkan diri
tapi koq saat ku berenang mendekati ia tenggelam

ku ikut menyelam..
semakin dalam dan semakin dalam
30 meter kekedalaman air ia kugenggam
dan aku terseret semakin dalam tenggelam

"tolong.. tolong.. tolong.." teriakku lirih
"aku tenggelam,, tolong..!" hilang suaraku
semakin dalam dan dalam
tetapi disini cukup indah dan buatku lupa semuanya

bale, 20.30 1  12  2011

dua warna


Televisi dikamarku dua warna
Hitam dan putih
Acaranya monoton
Ya, hasil gambarnya pun monoton juga
Itu itu saja

Terkadang lebih dominan ke hitam
Terkadang lebih dominan ke putih
Itu itu saja

Drama, berita,iklan-iklan tidak jelas dan terkadang pertandingan bola
Cukup membosankan tapi lumayan menghibur

Hingga pada suatu malam
Hujan diluar turun cukup deras dan lampu dikamarku yang 5watt putus
Saat itu aku ingat sedang acara berita lingkungan sekitar
Lha,, tiba tiba bunyi halilintar menggelegar
Dan aku terkejut tanpa langsung terbangun
Ada kilatan putih di atas televisiku

Lama aku bengong
Hmm,, mungkin sekitar 7-8 menit lah….
Aku tak mengerti apa yang sedang terjadi
Televisiku padam lumayan lama,sekitar 11 – 4 menit mungkin
Tersadar dari bengongku, langsung aku berusaha kembali
Agar televisi ku bisa menyala kembali

Mulai dari kusenggol senggol sampai cara kasar
Ku pukul, ku tendang bahkan sampai ku banting
Membabi buta,,,

Setengah lelah aku berhenti
Aku berjongkok, dan ku ajak bicara televisiku
Hmm,, sekitar 5menitan kayanya
Lha,, tiba tiba sedikit demi sedikit ada cahaya dari televisiku
Sampai lamalama kembali normal kembali

Wah senangnya hatiku, tapi koq ada yang aneh ya!!..
Setelah ku perhatikan ada yang ganjil disana
Muncul satu warna baru, entah warna apa itu
Warna apa ya??

Warna yang terkadang terlihat sendu
Tapi juga terkadang terlihat senang
Serentak ada detak berbeda dalam hatiku kini
Seperti euphoria, ya betul,, ini euphoria
Aku senang
Senang sekali
Kini  televisi ku bertambah warnanya
Acaranya pun semakin seru untukku kuikuti..
Walaupun sampai sekarang aku masih bingung
Warna apa itu ya??..

Trombol, 14 11 2011  21.42

Minggu, 22 Januari 2012

rumah mu istana mu

kan sudah kukatakan sejak lama
pulanglah kerumah mu, kau memiliki rumah yang indah dan bagus
tapi kau malah bilang
"aku mesih mau bertamasya disini"

aku ini seekor kera tontonan disebuah kebun binatang
yang banyak kutunya dan bertingkah aneh
dan kau malah bilang
"biarkan saja, wajahmu yang lucu membuataku tergelitik"

tapi kau menghalangi aksiku kepada penonton yang lain
dan ini sudah seminggu kau tidak pulang
janganlah kau paksakan
sampai kapan kau tahan untuk tetap terjaga??

lama kelamaan warnamu meresap kedalam tembo kandang ku
dan aku mulai kehilangan saat kau pergi
sekedar untuk jajan kudapan atau pergi kekamar mandi

berbagai cara kini ku lakukan agar warna mu tetap terjaga
namun aku hanya kera terlatih yang terbatas geraknya
dan kaupun kini mulai menguap terkantuk

"aku mau pulang ..." katamu
baiklah kalau begitu, mungkin orang tua mu mulai khawatir
dan baju mu pun kini mulai terlihat usang

pulanglah kawan,,
tak ada cara lagi untuk mencegah mu
tepat disaat aku merasa terisi oleh ada mu

pulanglah kawan,,
rumah mu adalah istana mu..


18.04   04 01 2012
rosid supriyaadi

Minggu, 15 Januari 2012

tiba tiba

Diatas mobil yang atapnya terbuka
malam hari
bintang ku lalui berjalan melawan arah
melaju cepat tak sesuai waktu
tiba tiba pagi
tiba tiba pagi
tiba tiba ramai

orang memperhatikan dengan topeng sebelah
padahal aku berteriak memanggil
“wooii.. wooii.. aku ada disini..”

melaju cepat tak sesuai waktu
tiba tiba malam
tiba tiba sepi
 tiba tiba gelap
pepohonan rebah kedepan
koq, seakan mereka mau mengejar aku??..
“kemana pergi hai pohon??..”

Dahannya kutarik hingga patah,
kutaruh dibagian belakang mopbil
lha.. lajuku malah semakin cepat..!!

ternyata dahan tadi terbakar
mesin mobilku semakin panas
bagai kuda yang dipukul pantatnya
semakin cepat dan cepat
melaju cepat tak sesuai waktu
“kemana perginya ini??..”

kendali ku tak terarah
semakin.. melaju cepat tak sesuai waktu
“mau kemana ini..??”
tiba tiba malam
tiba tiba siang
semakin.. melaju cepat tak sesuai waktu
“mau kemana ini.. ??”

tentang blog ini

Blog ini berisikan tentang hal hal yang selalu bermakna ganda..
banyak dalam kehidupan ini yang masih belum kita mengerti dan salah satunya pemilihan kata-kata yang secara langsung atau tidak langsung kita temukan, seperti iklan di tepi jalan, ucapan seseorang, suara berita di radio, atau bahkan perilaku seseorang terdekat kita yang sebenarnya tak pernah kita pahami.

Hadirnya blog ini semoga dapat mempertajam kita dalam memahami apa apa yang sebenarnya terjadi dihadapan kita..

Beberapa postingan di blog ini merupakan pengalaman pribadi sang blogger maupun harapan dan juga dapat berupa gambar gambar yang bermakna ganda,,

Akhir kata, tiada kesempurnaan dalam hal apapun.. begitu juga blog ini, dan itulah indahnya,, yaitu agar terciptanya keharmoniasn denan saling mengingatkan akan kekeliruan dalam ketidak sempurnaan tersebut..

Terima kasih, dan selamat menikmati..

HIDUP

Hidup itu anugrah
Hidup itu indah
Hidup itu fitnah
Hidup itu celaka
Hidup itu awal
Hidup itu akhir
Hidup itu pintu
Hidup itu ruangan
Hidup itu jurang
Hidup itu taman
Hidup itu celengan
Hidup itu tempat cukur rambut, ketika rambut kita sudah panjang yaa di cukur,, tapi nanti panjang lagi, yaa di cukur lagi..
Hidup itu menanam buah simalakama
Hidup itu sebentar
Hidup itu lama
Hidup itu ”selamanya”
Hidup itu sendiri
Hidup itu berbagi
Hidup itu ilmu, dimana setiap orang memilikinya
Hidup itu Was-Was
Hidup itu damai
Hidup itu air
Hidup itu “dia”
Hidup itu “Dia”
Hidup itu “saia”
Hidup itu “ini”


bale, 21 11 2011    21:10